Monthly Archives: January 2011

Diobrak-abrik Erick Weeks, Persib Menyerah 0-3

Skuad Persib Bandung akhirnya harus menyerah 3-0 saat dijamu Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan Wamena, Minggu (30/1/2011). Masing-masing gol lahir melalui, Pieter Romaropen menit 10, Ferdinand Sinaga menit 22, dan Bokay Eddie menit 57.

Tiga gol kemenangan Persiwa adalah hasil dari permainan apik Erick Weeks di lini tengah. Ia berhasil mengobrak abrik lini pertahaan Maung Bandung sepanjang 90 menit pertandingan. Erick berhasil memberikan tiga asisst yang membuahkan tiga untuk kemenangan Persiwa. Continue reading

Advertisements

Arifin Siap Maju ke Bursa Ketua Umum PSSI

Arifin Panigoro

Pendiri Liga Primer Indonesia (LPI) Arifin Panigoro menyatakan kesiapannya bertarung memperebutkan kursi Ketua Umum PSSI. Mantan politisi PDI Perjuangan yang lantas mendirikan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) ini menyatakan akan berjuang keras pada kongres Luar Biasa PSSI di Bintan, Kepulauan Riau, Maret mendatang.

Hal itu diungkapkan Arifin saat menghadiri pameran dan diskusi dengan tema “Menjaga Tepian Tanah Air’ di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Merdeka, Bandung, Rabu, 26 Januari 2011.

“Saya siap (pimpin PSSI) jika dipercaya. Tapi siapapun orangnya saya tegaskan dia harus bisa memimpin PSSI secara profesional,” ujar Arifin kepada wartawan. Continue reading

Stadion Gedebage Selesai Desember 2011

Anggota tim teknis PT Adhi Karya, Hanief Setio Nugroho mengungkapkan, meski pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage diprediksi akan “menyeberang” hingga ke tahun 2012, namun pihaknya memiliki keyakinan sarana olahraga ini bakal rampung pada Desember 2011.

Namun tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Misalnya diberlakukannya overtime untuk pengerjaan selama 24 jam, penambahan armada dan alat-alat konstruksi, juga sosialisasi kepada warga sekitar. Continue reading

Manajemen Pasrah

Akibat insiden kerusuhan yang terjadi pada laga kontra Arema Indonesia di Stadion Siliwangi, Minggu (23/1), Persib Bandung hampir bisa dipastikan bakal mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Namun sanksi apa yang bakal dijatuhkan Komdis PSSI itu, sejauh ini belum diputuskan.

Kendati demikian, manajemen klub Persib menyadari sanksi dari Komdis PSSI itu hanya tinggal mengetuk palu saja. Karena itu, mereka tampak pasrah dengan bakal diterimanya sanksi tersebut. Continue reading

Wagub Restui Persib ke LPI

Wagub Dede Yusuf

Buntut dari akumulasi kekecewaan terhadap kualitas Liga Super Indonesia (LSI), mendorong pertimbangan Persib Bandung untuk hijrah ke Liga Primer Indonesia (LPI) semakin kuat. Rencananya, manajemen segera mengambil keputusan sebelum tur Papua pekan ini.

“Kita akan segera menggelar rapat dan akan menentukan sikap. Apakah akan bertahan di LSI atau pindah ke LPI,” kata Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar usai pertandingan Persib kontra Arema di Stadion Siliwangi, Minggu (23/1).

Umuh mengaku Persib sudah sangat dikecewakan oleh LSI. Kekecewaan di laga melawan Arema bukanlah yang pertama. Persib sudah terlalu sering dikecewakan. Dan Persib juga tidak pernah didengar oleh PSSI maupun PT Liga Indonesia. Continue reading

Persib Pertimbangkan Keluar dari ISL

H Umuh Muhtar

Ancaman mundur dari Indonesia Super League (ISL) kembali disuarakan pengurus Persib Bandung seusai laga kontra Arema FC di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu 23 Januari. Pertandingan berakhir 1-1.

Ancaman mundur kali ini diungkapkan Dirut PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sekaligus Manajer, Umuh Muchtar. Ia mengatakan pengurus teras termasuk jajaran penasehat seperti Wagub Jawa Barat Dede Yusuf dan Wali Kota Bandung Dada Rosada akan membahas langkah Persib selanjutnya.

“Kita belum tentukan sikap, pengurus akan membahas langsung semua persoalaan dan langkah apa yang akan diambil selanjutnya,” kata Umuh seusai pertandingan. Continue reading

Wasit Kembali Kecewakan Persib

Persib Bandung kembali mempertimbangkan untuk meninggalkan Liga Super Indonesia (LSI) 2010-2011 pascakericuhan yang terjadi ketika menjamu Arema Indonesia di Stadion Siliwangi, Minggu (23/1) malam. Saat itu bobotoh melakukan tindakan tidak sportif dan terpancing dengan keputusan wasit Najamudin Aspiran yang telat mengeluarkan keputusan terhadap pelanggaran yang dilakukan M. Ridhuan terhadap Wildansyah.

Pertandingan sempat terhenti hingga tiga puluh menit pada menit ke-66. Persib yang sebelumnya tertinggal mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol tendangan Atep pada menit ke-77. Sebelumnya, “Singo Edan” unggul melalui Roman Camelo pada menit ke-60. Continue reading