Evaluasi Lini Pertahanan

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengakui, lini pertahanan “Maung Bandung” belum tampil sesuai yang diharapkannya. Menurutnya, kebobolan dua kali selama melakukan pertandingan uji coba menjadi hal serius yang sedang dievaluasi tim kepelatihan.

“Meski kami mampu tampil mendominasi di semua pertandingan uji coba, kami masih juga kebobolan. Itu menunjukkan ada kesalahan yang sangat mendasar. Saya tidak ingin Persib kebobolan banyak seperti musim kemarin,” tuturnya kepada wartawan, Senin (22/10).
Gawang yang dijaga Shahar Ginanjar tercatat berhasil dibobol saat “Maung Bandung” menang atas PSGC 4-1 dan takluk dari Persibangga Purbalingga, 0-1, beberapa waktu lalu.

Pada LSI 2011/2012, gawang Persib Bandung yang saat itu dikawal Jendy Pitoy kemasukan sebanyak 49 gol. Hal itulah yang saat itu menjadi sorotan serius Djadjang Nurdjaman.

“Meski lini tengah sudah berjalan dengan baik, lini depan dan belakang masih belum tampil konsisten. Itu yang sedang saya coba perbaiki,” ujarnya.

Naser terhambat

Sementara itu, rencana manajemen Persib Bandung untuk mendatangkan Naser Al Sebai ke Bandung pada hari ini belum bisa terlaksana. Pasalnya, pemain bertahan yang kini masih tercatat sebagai pemain aktif Tripoli Sporting Club itu kesulitan mendapatkan visa dari pemerintah Lebanon untuk bepergian ke luar negeri.

Hal itu diungkapkan agen Naser Al Sebai, Francis Yonga saat dihubungi wartawan. Menurut Yonga, saat ini Naser selain masih mengurus proses pengunduran diri dari Tripoli Sporting Club, juga sedang terkendala dengan masalah perang saudara berkepanjangan yang sedang terjadi di Lebanon.

“Karena di sana (Lebanon) sedang perang, jadi dia belum juga mendapat izin visa bepergian ke luar negeri. Tapi, sebelum lebaran haji, mudah-mudahan dia sudah mendapatkan perizinan itu dan secepatnya bisa datang ke Bandung,” katanya.

Seperti diketahui, Naser Al Sebai merupakan pemain berkebangsaan Suriah yang di mana di negara tersebut saat ini sedang terjadi perang saudara.

Perang tersebut kini mulai meluas ke negara tempat dia merumput, Lebanon. Bahkan, menurut beberapa media luar negeri, perang yang berlangsung di Lebanon akan berdampak langsung terhadap stabilitas keamanan di seluruh kawasan Timur Tengah.

Dengan demikian, proses perizinan masyarakat sipil yang hendak keluar atau masuk ke negara tersebut biasanya semakin diperketat oleh pemerintah setempat.

Sumber : klik-galamedia.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s