Strategi Baru, Persib Libas PSGC 5-1

Turnamen Segitiga Persib Persebaya PSGCYandi Sofyan Munawar semringah. Kegembiraan striker Persib itu tak terperi. Di laga terakhir Turnamen Segitiga Ciamis, dia berhasil menyumbangkan satu gol ke gawang PSGC Ciamis. Maung Bandung pun mengukuhkan diri sebagai tim terbaik dengan poin sempurna.

Ya, Persib melumat PSGC dengan skor telak 5-1, Minggu (10/4). Lima gol Persib dipersembahkan oleh Juan Carlos Belencoso dan Yandi Sofyan Munawar. Dua gol awal tercipta karena bunuh diri pemain PSGC. Sementara gol hiburan PSGC dikemas Joko Sasongko.

Yandi menilai keberhasilan Maung Bandung memenangkan dua laga di Turnamen Segitiga Ciamis jadi modal besar mengarungi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 mendatang. Dia mengatakan, pada laga kedua itu, Maung Bandung bermain sesuai instruksi pelatih Dejan Antonic.

“Seperti apa yang kita harapkan kita bisa memenangkan pertandingan dan bermain sesuai apa yang diinstruksikan. Saya rasa ini menjadikan modal untuk tim kita guna terjun menghadapi ISC, bila itu jadi digelar April ini,” kata Yandi seusai pertandingan di Stadion Galuh, Ciamis, Minggu (10/4).

Pada pertandingan melawan PSGC Ciamis ini, Yandi masuk menggantikan Atep di pertengahan babak kedua. Kesempatan itu dimaksimalkannya dengan mencetak gol keempat Persib pada menit 85. Secara pribadi, gol itu menambah kepercayaan dirinya saat unjuk kebolehan di lapangan.

“Jadi ini merupakan kepercayaan diri untuk kita semua. Gol mungkin memang positioning saya yang pas, itu tidak terlepas dari kerja sama tim. Itu sangat bisa memudahkan saya untuk mengkonversinya 90 persen menjadi gol, karena ini buah dari kerja keras,” pungkasnya.

Sementara Pelatih Dejan Antonic mengakui banyak melakukanperubahan dalam pertandingan kedua turnamen Segitiga Ciamis ini. Dia menerapkan strategibaru abru guna menghadapi PSGC Ciamis. Selain rotasi pemain, mengubah pola permainan pasukan Maung Bandung.

“Pertandingan hari ini beda sedikit, karena kita ganti strategi sebelum pertandingan, mungkin kita surprise sedikit,” kata Dejan usai pertandingan di Stadion Galuh, Ciamis, Minggu (10/4).

Dejan melihat dua gol bunuh diri di 15 menit awal pertandingan memang sangat berpengaruh bagi permainan PSGC. Menurutnya mental bertanding Tim berjuluk Laskar Galuh itu ikut menurun di waktu yang tersisa.

Namun, Dejan mengaku sedikit memberi ruang kepada PSGC Ciamis setelah unggul tiga gol. Hanya saja dia merasa kecolongan dengan satu gol balasan yang dikemas Joko Sasongko.

“Dua gol cepat masuk ganggu anak Ciamis, tapi kita terus tekan dan jadi gol ketiga. Setelah itu kita balik lagi dan mau tunggu dan kasih kesempatan Ciamis,” jelasnya.

Bagi Dejan, kemenangan 5-1 atas PSGC Ciamis bukanlah hal luar biasa. Skor akhir bukanlah target dia mengikuti turnamen mini ini. Menurutnya kesempatan mencicipi dua laga menjadi ajang melihat sejauh mana gambaran tim besutannya guna mencari kekurangan skuat Persib.

“Aku pikir pertandingan bagus kita sebagai pelatih bisa dapat gambaran bagus buat tim kita. Lagi saya bilang saya tidak lihat hasil, ini yang penting kira bisa lihat permainan tim kita,” ungkapnya.

Dejan memaparkan, PSGC Ciamis sebetulnya bermain sangat baik pada pertandingan kali ini. Bahkan menurutnya Laskar Galuh sudah layak berada di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“PSGC layak satu posisi ISL, dan banyak pemain bagus di sini, dan bisa kasih contoh menurut saya lebih bagus dari tim ISL kemarin. Saya juga mau lihat Ciamis sama-sama di ISL tahun depan atau mungkin ya tahun depan,” bebernya.

Dejan juga tidak lupa memberikan banyak terima kasih atas kepercayaan panitia penyelenggara pertandingan mengundang Persib sebagai salah satu kontestan di turnamen Segitiga Ciamis.

“Kita makasih banyak turnamen ini dimana Persib tradisi main di sini, kita senang bisa bermain melawan tim yang bagus seperti Ciamis dan Surabaya United,” tegasnya.

Sementara itu dari kubu Tim lawan, pelatih PSGC, Gatot Barnowo berlapang dada menerima kekalahan timnya dari Persib. Dia mengaku salah menebak permainan Maung Bandung yang ternyata menunjukkan skema yang berbeda dari laga sebelumnya.

“Jadi pertandingan tadi saya memang salah mengantisipasi, jadi luar biasa pola yang ditetapkan Persib. Saya lihat hari ini sama kemarin lain, kemarin banyak menekan di sayap tadi ga, perubahan ini sangat merepotkan pertahanan kami,” ucap Gatot.

Gatot juga tidak memungkiri dua gol bunuh diri turut menjatuhkan mental para pemainnya yang dihuni para penggawa muda. Sehingga anak asuhnya sulit mengembangkan permainan.

“Kemudian ada problem di lima menit menjadi beban adik-adik, di 15 menit awal membuat gol ke gawang sendiri,sehingga menimbulkan keraguan saat bermain” jelasnya.

Namun yang jelas Gatot menyadari di laga kali ini PSGC kalah jauh dengan kualitas permainan Persib. Dia akan menjadikan pertandingan ini sebagai bahan evaluasi jelang berlaga di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

“Tapi kita masih pembentukan tim, dan kita kalah kualitas, dan ini menjadi pembelajaran sebelum ISC B bermain,” tandasnya.

Unggul Cepat
Persib unggul lebih dulu di menit ke- 6. David Laly yang mendapat umpan terobosan dari Robertino Pugliara mencoba menyisir sisi kanan pertahanan PSGC. Selanjutnya dia memberikan crossing mendatar. Sayang, bola yang bermaksud dihalau bek PSGC, Vinsens justru bersarang ke gawannya sendiri.

Persib kembali menambah angka di menit 15. Gol kedua ini juga terjadi lewat peristiwa serupa. Namun kali ini yang memberikan crosing adalah Atep. Aksi bunuh diri dilakukan oleh pemain belakang PSGC, A Taufiq. Persib unggul 2-0.

Berselang lima menit kemudian, Persib kembali mencetak gol berkat kejelian Robertino melihat posisi Belencoso yang ternyata lepas dari jebakan off side. Setelah melakukan solo run, Belencoso berhasil memperlebar jarak keunggulan menjadi 3-0 di menit 20.

PSGC tak lantas patah semangat, Anak asuh Gatot Barnowo berhasil merobek gawang Persib di menit 40 lewat tendangan bebas Joko Sasongko tak jauh dari kotak penalti. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Persib bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, menit 55 Atep memiliki peluang emas, setelah mengecoh dua pemain belakang dan berhasil masuk ke kotak penalti PSGC, tendangannya justru melebar jauh ke kanan gawang Ghoni.

Menit 69 Tantan yang masuk menggantikan Belencoso mencoba mendobrak pertahanan PSGC. Setelah memasuki kotak penalty, dia berhasil mengirimkan umpan.

Sayang, bola yang disambar Gian Zola pengganti Robertino masih lemah. Meski sempat menciptakan kemelut tapi bola lebih dulu diamankan Ghoni.

PSGC bukan tanpa perlawanan. Aksi Ganjar Kurniawan di menit 21 nyaris membuahkan gol. Ganjar yang menerima umpan terobosan berhasil mengecoh Deden Natshir. Namun setelah lolos tendangannya berhasil diblok Hermawan.

Persib langsung bereaksi. Satu menit kemudian skema umpan Tony pada Febri dilanjutkan crossing mendatar ke kotak penalty. Sayang, bola sambaran Zola hanya melambung tipis di atas mistar gawang PSGC.

Persib kembali menambah pundi-pundi gol di menit 85 lewat kaki Yandi Sofyan yang masuk menggantikan Atep. Bermula dari terobosan Zola pada Febri. Dengan sedikit mengecoh pemain belakang, dia berhasil melepaskan umpan melewati kiper PSGC kepada Yandi yang berlari bebas tanpa kawalan. Persib unggul 4-1.

Menit 87 Zola kembali mendapat peluang emas umpan dari Dias Angga. Sayang tendangannya mampu di blok Ghoni. Dua menit kemudian Yandi kembali lolos jebakan off side. Namun bola lob ke sisi kiri gawang PSGC gagal dijangkau Rudiyana.

Pesta gol Persib ke gawang PSGC dilanjutkan oleh Tantan di masa injury time. Pemain asal Lembang ini berhasil menyundul bola set piece yang dieksekusi Tony. Akhirnya Persib menutup laga dengan kemenangan 5-1. (gin)

Sumber : http://www.inilahkoran.com/berita/persib/55614/strategi-baru-persib-sukses-libas-psgc

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s